Senja di Ujung Mawar
Source by Pinterest "Tiba - tiba sekali ya, Mawar" Mawar terheran dengan perkataan Laksa yang secara tiba-tiba itu "Apa?" "Tiba-tiba sekali ada perjalanan baru muncul disaat kamu sedang bimbang ingin memilih yang mana. eh, kamu malah terjerumus jalan yang kau tidak duga sama sekali" Laksa mulai menyalakan rokok kelimanya sore ini, membuang asapnya di udara diantara fana merah jambu pada langit cafe tepi jalan. Mawar tersenyum tipis, mengambil tarikan nafas yang dalam sembari melukis langit sore pada kala itu. "Sebaik - baiknya manusia berencana atas perjalanannya, takdir dan Tuhanlah yang menentukan perjalanan mana yang akan manusia tempuh" "Kau suka dengan apa yang takdir pilihkan?" tanya Laksa sembari membuka buku yang ia bawa. Hari ini Laksa sedang mempelajari tentang kepribadian pemimpin. "Suka atau tidak apa pentingnya sekarang, Laksa. Entah baik atau tidak perjalanan ini untukku, bagus atau buruknya perjalanan ini untukk...